image

Poster by NJXAEMPoster Channel

Special Chapters of Love Tender

Present by Rach

Starring of Bae Suzy, Oh Sehun, Park Chanyeol

Family, Marriage-Life | Rating is General | Twoshoot

Happy Reading~

Disebuah pusat perbelanjaan yang ramai tepatnya didaerah Gangnam ini menjadi tempat tujuan keluarga kecil yang saat ini sedang melangkah kearah bagian bahan makanan di pasar swalayan yang berada didalam mall ini.

“Apa kau benar-benar ingin pergi?” Sehun bersuara, seraya mendorong stoller balita dimana kedua anak berusia 35 bulan duduk disana dan menggendong seorang bayi berusia 7 bulan yang sedang tertidur didepan dada bidangnya.

Ya, saat ini keluarga kecil Oh sudah memiliki 3 anggota baru, 2 perempuan dan satu laki-laki. Entah bagaimana, dalam jangka waktu kurang dari tiga tahun Sehun sudah menghasilkan tiga buah hati bersama Suzy. Memang Sehun luar biasa!

“Entahlah, aku tak ingin meninggalkan mereka.” Balas Suzy yang sedang mendorong trolley belanjaan berjalan berdampingan dengan Sehun.

“Jadi kau ingin meninggalkanku begitu?” Sehun mendelik kearah Suzy yang saat ini berhenti didepan rak-rak yang berisi buah-buahan. Suzy tak menyahut, wanita yang saat ini sudah menjadi ibu muda itu lebih tertarik memilih buah dari pada meladeni rengekan suaminya itu.

Sehun menghembuskan nafas kasar karena diabaikan oleh sang istri. Sedetik kemudian sebuah lengan mungil menjulur dan berniat meraih buah pisang yang berada didekatnya.

“Gaeul-ah, kau ingin pisang?” Ucap Sehun yang melihat anaknya susah payah menjulurkan tangannya. Anak perempuan itu mengangguk antusias dengan senyuman manisnya kearah sang Ayah.

Sehun mengambil se-sisir pisang sunrise itu, memutus satu buah pisang dan membukakan sebagian kulitnya sebelum memberikan pisang itu untuk anaknya.

“Sehun, jangan diberikan semuanya. Tadi siang Gaeul-ie sudah banyak makan.” Suzy melotot kearah suaminya yang dengan santainya memberikan apapun yang diinginkan sang anak.

“Biarkan saja. Makan yang banyak Gaeul-ah.” Sehun mendengus kearah Suzy, dan tersenyum hangat pada anaknya yang sedang asik memakan buah kuning itu, berniat menggoda istrinya yang sejak tadi mendiaminya.

Hya!” Sehun memekik begitu Suzy dengan cepat mencubit kasar paha Sehun yang langsung meringis kesakitan.

“Kau tahu pria itu dinilai dari pahanya? Jangan macam-macam dengan pahaku.” Ucap Sehun yang kini menggendong Gaeul yang merengek ditangan kanannya.

Heol!” Cibir Suzy yang tersenyum miring mendengar ucapan suaminya barusan.

“Pahaku ini hebat, buktinya aku berhasil membuat mereka bertiga kan?” Saut Sehun yang mengedipkan matanya seductive kearah Suzy yang terkekeh mendengarnya.

“Oemma…” suara serak khas bangun tidur menginterupsi candaan suami-istri itu, dengan cepat Suzy mendekat kearah stoller dan menggendong tubuh mungil anaknya yang menjulurkan tangannya kearah Suzy.

“Kau sudah bangun Seul-ah?” Suzy mengecup singkat pipi anaknya itu, sang anak hanya mengangguk pelan tak bertenaga.

Ya, bukankah saat ini pemandangannya terlihat sangat membahagiakan? Sepasang suami istri itu tengah berbelanja bersama dengan kedua putrinya yang lahir kurang dari tiga tahun lalu. Balita cantik itu diberi nama Oh Gaeul dan Oh Seul. Mereka lahir hanya berbeda 10 menit dari satu sama lain. Mereka memiliki arti nama yang indah, Gaeul berarti musim gugur karena memang anak perempuan yang menjadi Kakak itu lahir saat malam musim gugur dan setelahnya Seul yang berarti salju, karena anak perempuan  itu lahir saat salju pertama turun tahun itu. Dan putra semata wayangnya yag lahir 7 bulan lalu memiliki nama Oh Hyeon yang berarti Kebijaksanaan, kata Sehun ia ingin putra maknae-nya ini bisa bijaksana kelak dan bisa menjaga kedua Noona-nya.

Sehun membayar belanjaan sang istri setelah hampir tiga puluh menit ibu muda itu memilih bahan-bahan yang menjadi kebutuhan sehari-hari mereka berlima.

Selesai membayar dikasir, mereka melangkah meninggalkan pasar swalayan dan berjalan menuju area parkir dimana Sehun memarkirkan mobil mereka.

***

“Sehun, tidurkan Gaeul dan Seul dikamarnya.” Teriak Suzy pada sang suami yang saat ini tengah memangku kedua kepala anak perempuan yang tertidur dikedua pahanya.

Sehun menurut, ia menggendong anak-anaknya secara bergantian menuju sebuah kamar yang terlihat manis yang didesign untuk anak kembar seperti Gaeul dan Seul.

wp-1473955527463.jpeg

Setelah menyelesaikan tugasnya, Sehun melangkah santai menuju dapur dimana Suzy sedang sibuk menyiapkan bahan makanan untuk dimasak sore ini.

“Aku ingin menidurkanmu juga.” Bisik Sehun dengan suara menggodanya tepat ditelinga Suzy bersamaan dengan pelukan seduktif Sehun dipinggang ramping Suzy.

“Oh Sehun, kau tak melihat aku sedang apa sekarang,hm?” Suzy menggeliat, merasa geli sekaligus risih dengan kecupan-kecupan lembut bibir Sehun dilekukan lehernya.

“Aku ingin.” Saut Sehun seraya memutar tubuh Suzy agar berbalik menghadapnya, sedetik kemudian Sehun dengan agresif melumat bibir merah istrinya yang hanya diam tak merespon.

Sehun melepaskan tautan bibirnya dan mengangkat sebelah alisnya menatap kesal kearah Suzy yang hanya diam.

“Tidak sekarang Sehun, aku harus memasak untuk acara makan malam.” Ucap Suzy yang kembali mengecup singkat bibir Sehun yang kini mencuat kesal.

Ayah muda itu menghembuskan nafas panjang dan melangkah menuju sofa diruangan keluarganya dengan menghentak-hentakan kakinya kesal kearah lantai.

Tak lama kemudian, suara tangisan bayi laki-laki terdengar. Tanpa disuruh, Sehun yang sepertinya sudah menikmati perannya sebagai Ayah siaga kini berjalan cepat menuju kamarnya dimana Oh Hyeon terbangun.

Aigooo, kau sudah bangun?” Sehun mengecup singkat bibir mungil putranya yang saat itu juga terkikik geli karena candaan Ayahnya.

Sehun menggendong tubuh bayi gembul iti kedalam pelukannya, berjalan santai menuju ruang keluarga masih dengan candaan yang ia berikan pada sang anak.

“Hyeon-ah , sudah bangun?” Ucap Suzy saat melihat Sehun menggendong putranya yang memakai sleepsuit bergambar snoppy menggemaskan ditubuhnya yang agak gemuk itu.

Suzy berjalan mendekat kearah Hyeon, mengulurkan tangannya saat putranya mulai merengek saat melihat kedatangan ibunya.

“Kau haus,hm?” Suzy menggendong Hyeon, mendudukan dirinya disofa depan tv yang menyala menyiarkan variety show sabtu malam ini.

Suzy dengan santai mempersilahkan Hyeon untuk meminum ASI nya dan disambut baik oleh putranya itu. Sehun yang saat ini duduk disamping Suzy hanya menatap dalam diam kegiatan anaknya itu.

“Kau tak ingin menggantikanku memasak?” Cibir Suzy yang menatap Sehun yang masih fokus menatap kegiatan Hyeon didekapan Suzy.

“Apa kau ingin mereka sakit perut setelah makan malam?” Sehun menyahut, mengalihkan pandangannya kearah tv dengan kepala yang disenderkan dibahu Suzy.

“Kalau begitu mandikan anak-anak nanti, masih banyak yang harus aku masak.” Ucap Suzy yang kini sedang menepuk-nepukan pelan bokong Hyeon dipelukannya.

“Kenapa mereka harus datang malam ini? Astaga, seharusnya kan besok malam.” Sehun berdecak kesal karena acara yang akan berlangsung malam ini.

Ya, malam ini akan ada acara makan malam sekaligus arisan bagi keluarga Oh, Keluarga Park dan Keluarga Bae tentu saja. Walaupun mereka semua sudah sibuk masing-masing tapi tiga keluarga yang memiliki rumah berdekatan masih tetap kompak, terutama Nyonya Park Yoona yang saat ini sedang mengandung anak pertama, istri dari Presdir Park Siwon itu selalu mengidam sesuatu yang sangat merepotkan.

Suzy tak lagi menyahut, ia sudah mulai kesal jika Sehun sudah merengek seperti ini. Asal tahu saja, semenjak pria Oh itu memiliki anak, sifatnya semakin manja pada sang istri.

Merasa sudah kenyang, bayi laki-laki itu melepas tautan bibirnya dan mulai bergerak-gerak tak bisa diam.

“Sehun, aku ingin melanjutkan memasak dulu.” Ucap Suzy seraya memberikan Hyeon kedalam pelukan Sehun yang duduk disampingnya.

Ayah muda nan tampan itu menerima Hyeon dengan senang hati, Sehun mulai menghibur jagoan kecilnya itu, membiarkan sang istri melanjutkan kegiatannya didapur.

***

Dua jam sudah Suzy berkutat dengan masak-masakannya didapur. Sedang sang suami saat ini sibuk memandikan buah hatinya dikamar mandi.

“Gaeul-ah Seul-ah, Appa ingin memakaikan baju Hyeon-ie dulu ya. Kalian jangan keluar dulu ya. Arrasseo?” Sehun bersuara, menatap kedua putrinya yang mendongakan kepalanya dan mengangguk kearah sang Ayah.

wp-1473995952110.jpeg

Sehun melangkah keluar toilet, Ayah muda itu melangkah menuju kamar tidurnya karena memang Hyeon masih tertidur bersama Suzy dan Sehun. Pria itu dengan leluasan menggendong putranya yang tertutupi sehelai handuk, melewati dapur dimana sang istri masih sibuk dengan apron ditubuhnya.

wp-1473996373183.jpeg

“Hyeon-ah…” seru Suzy saat melihat anak bontotnya, bayi laki-laki itu segera menolehkan kepalanya, tersenyum menggemaskan kearah sang ibu yang tersenyum manis.

Sehun terus melangkah kearah kamarnya, tentu saja ia tak ingin anaknya kedinginan karena harus bercanda dengan Suzy dengan keadaan seperti ini.

Dengan cepat namun lembut, Sehun mengeringkan tubuh Hyeon, mengoleskan lotion dan memakaikan baju hangat untuk sang anak.

“Kau harus harum Hyeon-ah. Kau tahu, wanita akan tergila-gila dengan pria yang harum.” Ucap Sehun yang saat ini sedang menyemprotkan baby parfum dibaju Hyeon seraya tersenyum pada sang anak yang sejak tadi terkikik senang jika sudah diajak berbicara oleh Ayahnya.

Hya! Jangan mengajari anakku menjadi playboy sepertimu!” Celetuk Suzy yang saat ini menggendong Gaeul dan Seul yang sudah memakai handuk dan telah didudukan diatas kasur.

“Kau lihat Hyeon-ah, bahkan Oemma-mu tergila-gila pada Appa.” Ucap Sehun yang kini sudah menggendong Hyeon dipelukannya, memeletkan lidahnya kearah Suzy yang melirik sinis kearahnya.

“Hyeon-ah..” Sehun memasang wajah terkejut saat tiba-tiba tangan mungil Hyeon memukul pipi Sehun yang berada didepannya. Walaupun tak terasa sakit sama sekali, tapi Ayah muda itu cukup terkejut melihat sikap sang anak.

“Hyeon-ah, kau membela Oemma, eoh? Anak pintar.” Suzy tertawa kecil melihat Hyeon tak berhenti memukul wajah Sehun, setelahnya sepasang suami istri itu tertawa bersama karena gemas dengan ulah anaknya.

***

Disebuah rumah tepatnya diruang keluarga, kini dipenuhi canda-tawa serta obrolan dari beberapa orang yang berada disana. Suara tawa bayi yang terdengar sangat menyenangkan berasal dari sosok bayi berusia 7 bulan yang kini tengah berada dipangkuan wanita hamil yang sejak tadi asik berbagi tawa bersama ibu dari anak bayi laki-laki itu.

“Seul-ah, nanti kau jatuh.” Itu suara Sehun, ayah tiga anak itu dengan cepat menggendong paksa salah satu gadis kecilnya yang tadi hendak naik dimeja makan yang berada diruang makannya.

Seul menghentak-hentakan kakinya, merasa kesal karena kegiatannya dihentikan paksa oleh sang Ayah yang kini menggendongnya menuju ruang keluarga. Gadis kecil itu mulai mengerucutkan bibir kecilnya dengan mata yang berkaca-kaca. Sehun yakin lima detik lagi, anak itu akan menangis. Namun hal itu tak terjadi, karena baru saja sosok pria bertubuh tinggi itu segera merengkuh Seul kedalam pelukannya dan berhasil membuat gadis itu tersenyum menggemaskan dan melupakan niatnya yang ingin menangis tadi.

“Apa kau sangat menyukaiku, Seul-ah?” Suara bariton seorang paman terdengar. Ya, dengan dimple dipipinya saat ia tersenyum, Chanyeol selalu bisa mengambil hati gadis bernama Oh Seul itu. Gadis yang berusia belum genap 3 tahun itu hanya menyunggingkan senyumnya seraya bermain-main dengan jari-jari panjang Paman tampannya itu.

“Gaeul-ie Seul-ie, kau pilih Appa atau Paman Chan?” Ucap Sehun pada kedua anak gadisnya yang sudah ia dudukan dihadapan dirinya dan Chanyeol.

Hya! Sudah ribuan kali kau melakukan itu, Oh Sehun.” Celetuk Suzy yang sejak tadi sedang asik berbincang dengan Yoona disofa. Setelah acara makan malam bersama, Tuan dan Nyonya Park serta Hakim Bae sudah lebih dulu pamit pulang. Sedangkan Park Siwon? Tentu saja ia memiliki banyak pekerjaan karena baru saja menjabat sebagai CEO perusahaan keluarganya.

“Hyeon-ah, kau tahu Appa-mu sangat tidak dewasa. Kau tak boleh tumbuh seperti dia, Okey?” Ucap Yoona pada bayi kecil yang sejak tadi mulai menguap karena rasa kantuk yang sudah menerpanya pukul 9.00 p.m saat ini.

Anak kembar perempuan itu sejak tadi menatap kearah Ibunya, seolah meminta saran atas apa yang harus dipilihnya. Suzy tertawa kecil melihat ekspresi kedua malaikat cantiknya itu. Tak lama kemudian, Chanyeol merentangkan kedua tangannya untuk menyambut pelukan dari kedua keponakannya itu.

“Oh Gaeul Oh Seul, Appa akan membelikan ice cream besok siang.” Ucap Sehun pada kedua anaknya itu. Ya, saat ini kedua gadis kecil itu menatap dengan mata berbinar pada sang Ayah, seakan sudah tergoda dengan sogokan Ayahnya.

Dalam hitungan ketiga, kedua gadis kecil itu mulai bangkit dari duduknya dan berlari bersamaan. Lima detik kemudian, Suzy dan Yoona tertawa bersamaan. Pasalnya hanya Gaeul yang datang kepelukan Sehun, sedangkan Seul tak termakan dengan godaan Ayahnya dan lebih memilih pria favoritnya sejak bayi.

“Apa kau sangat menyukai Paman Chan, Seul-ah?” Ucap Suzy, ibu tiga anak itu tengah mengayun tangannya karena sedang menidurkan anak bungsunya dipelukannya.

Seul mengangguk antusias dengan senyum menawannya, dan setelahnya mendapat kecupan hangat dari Chanyeol yang tengah memangkunya.

“Seul-ah, kau tidak dapat ice cream besok.” Ucap Sehun, pria itu memeletkan lidahnya berniat menggoda Seul yang detik itu langsung memerah menahan tangisnya.

“Besok Paman yang akan belikan ice cream untuk Seul. Oke?” Saut Chanyeol, pria tinggi itu bangkit dari duduknya dan menggendong Seul dipelukannya. Suzy yang sudah sering melihat kelakuan Sehun sepertinya itu hanya bisa melempar tatapan tajam pada suaminya itu. Memang benar-benar Oh Sehun.

***

Sinar matahari sudah menghangatkan pagi hari ini. Disebuah kamar cukup luas yang saat ini dihuni oleh 5 orang sudah bangun dari tidurnya, tercium aroma khas bayi dan balita.

“Seul-ah, jangan seperti itu sayang.” Ucap Suzy lembut saat baru saja keluar dari ruang ganti bajunya pada salah satu gadis kecilnya yang tengah asik bercanda dengan anak bungsunya.

wp-1474624210821.jpeg

Memang gadis yang lebih muda 10 menit bernama Oh Seul, lebih aktif dan sedikit susah diatur dari kakak kembarnya Oh Gaeul.

“Mandi lah, aku akan memberitahumu tentang tugas-tugasmu mengurus mereka.” Ucap Suzy yang saat ini tengah berdiri didepan cermin panjang pada suaminya yang masih merebahkan tubuhnya diatas kasur bersama gadis kecil yang baru saja bangun dari tidurnya.

wp-1474624846534.jpeg

“Kapan kau berangkat?” Saut Sehun, pria itu menghembuskan nafas panjang mengingat obrolan semalam tentang perjalanan liburan Suzy yang tujuan sebenarnya untuk menemani Yoona yang sedang me-ngidam berlibur di Hawaii. Sebenarnya Sehun tak ingin ditinggakan istrinya itu, tapi apa boleh buat? Ia tak ingin melihat Yoona berlibur sendiri karena Siwon sedang sangat sibuk dan tak bisa menemaninya.

“Jam 16:00 p.m” jawab Suzy, setelahnya Sehun yang melirik kearah jam dinding kamarnya dan mengembuska nafas panjang karena tersisa 8 jam lagi dari pukul 07:00 a.m saat ini.

Setelahnya Suzy sibuk menyiapkan sarapan untuk keluarga kecil itu, sedangkan Sehun sang Ayah menjalankan tugasnya untuk memandikan ketiga anaknya. Karena kebetulan saat ini sedang musim liburan, Sehun tidak diharuskan datang ke Yonsei Universitas untuk bekerja sebagai Professor disana.

Setelah acara sarapan, Suzy sibuk berbicara ini dan itu yang bertujuan untuk memberitahu segala sesuatu yang harus Sehun lakukan untuk ketiga anaknya saat empat hari kedepan Sehun harus berperan sebagai Ayah sekaligus Ibu rumah tangga.

Waktu terus berputar, sampai tibalah waktu dimana Yoona sudah berada didepan rumah Sehun dengan sebuah mobil mewah yang dikemudikan oleh supir pribadinya, berniat menjemput Suzy untuk memulai perjalanan liburannya.

“Oh Sehun, kau harus terus memberiku kabar tentang mereka.” Ucap Suzy yang tengah menggendong Hyeon keluar rumah diikuti dengan Sehun yang membawa koper sang istri. Untungnya satu jam yang lalu Chanyeol mengajak Seul dan Gaeul keluar rumah agar tak menangis saat ditinggal oleh sang Ibu untuk pertama kalinya.

“Jangan lupa men-sterilkan botol susu, Jangan terlambat mengantarkan Seul dan Gaeul ke daycare, Jangan lupa jadwal ballet Seul dan jadwal baking Gaeul, Jangan lupa memakaikan kaus kaki untuk Seul dan Gaeul, Jangan terlalu lama memandikan Hyeon, Jangan lupa mengganti diapers Hyeon 4 jam sekali. Jangan-“

“Aku tidak akan lupa sayang, kau sudah mengatakannya puluhan kali. Dan kau juga sudah memberikan catatannya padaku tadi.” Saut Sehun yang mulai agak kesal karena istrinya sejak tadi terus saja mengoceh.

“Kau pasti bisa melakukannya, semangat!” Balas Suzy dengan senyuman merekah dibibirnya, menyerahkan Hyeon pada suaminya setelah selesai merapihkan koper dibagasi mobil itu.

“Aku tidak yakin.” Sehun menghembuskan nafas panjang, merasa frustasi harus melepaskan kepergian istrinya untuk berlibur tanpanya sebentar lagi.

“Aku percaya padamu, sayang.” Ucap Suzy yang mengulum senyum dan mengecup singkat bibir tipis suaminya itu.

Sehun dengan cepat kembali menyambar bibir merah Suzy, mengecup dalam dan mulai melumat lembut bibir sang istri, seakan tak peduli bahwa ia sedang menggendong bayi laki-laki yang menampilkan ekspresi datar memperhatikan kegiatan orangtuanya saat ini.

“Aku pasti akan merindukanmu. Semangat sayang!” Teriak Suzy saat sudah masuk kedalam mobil Yoona dan melambaikan tangannya dengan senyuman hangat dari kaca mobil yang berada didepan Sehun dan Hyeon, anak bungsunya.

Selesai melepas kepergian sang istri, Sehun melangkah gontai tanpa semangat masuk kedalam rumah. Berdiri dengan bahu yang merosot setelah melihat hampir seisi rumah ditempeli sticky note berwarna-warni berisi tulisan tangan Suzy. Dan tak lama kemudian pintu rumah kembali terbuka dan menampilkan sosok Chanyeol bersama kedua gadis kecil di gendongannya mendekat kearah Sehun yang masih mematung diruang keluarga.

Life start here, Oh Sehun.” Ucap Chanyeol yang menggelengkan kepalanya melihat ulah Suzy tadi dan menepuk-nepuk bahu sahabatnya yang saat ini sudah menyandang gelar sebagai Ayah muda dengan tiga anak.

Sehun menganggukan kepalanya menanggapi ucapan Chanyeol yang memang sangat benar menurutnya. Mulai detik ini, hidupnya akan berubah saat mengurus ketiga malaikat kecilnya seorang diri. Tapi…

“Aku tahu, kau sangat menyayangi anak-anakku, sobat.” Ucap Sehun seraya tersenyum penuh arti pada Chanyeol yang meneguk sulit salivanya dan menatap pasrah kearah Sehun seakan mengerti arti dari ucapan dan tatapan itu.

Ya, Sehun tidak sendirian dalam menjalani tugas terhormat ini. Ada Park Chanyeol yang dengan terpaksa harus siap membantu Sehun memulai hidupnya yang entah akan seperti apa dalam empat hari kedepan.

~ To be Continue ~

Yeay!!! Fanfic ini aku persembahkan untuk kalian yang sudah setia menunggu Special Chapter Love Tender. Semoga suka dengan cerita yang akan aku buat Twoshoot ini ya.

Terima kasih sudah menunggu, Jangan lupa tinggalkan jejak disini.

Love,

Rach.❤️

Iklan

20 pemikiran pada “Super(man) #Part-1

  1. ahh kak rach suka banget special chap nya….ternyata bener ini special chapnya love tender…
    ya ampun suka banget sm kelarga kecil sehun dan suzy…rame dan kocak…
    aigoo sumpah ihh sehun mesum banget kekeke…tapi suka kok kl yg mesumin macem sehun whakakak….aduh ga kebayang gmn sehun ntar ngasuh ketiga anaknya,,,jd keinget TROS kl kek gini…dan chanyeol…kasihan banget sih dy mesti bantuin sehun juga whakakak…ditunggu next chapnya kak…fighting…

    Suka

  2. So sweet… Love this couple hehe…ga kebayang sehun ngurus 3 anak tanpa suzy,,,untung ada paman chan, kkkkkkk…chan beruntung apa apes ya, blm pnya anak tp sdh dsuruh bantuin ngurus 3 anak org xixiixixxii…next fighting

    Suka

  3. Wihhh keren kereeewnnn… seneng ada kelanjutan kehidupan keluarga Sehun Suzy…. mereka ada 3 anak yg menggemaskan.. rame tp keromantisan mereka lumayan berkurang tapi yah memang begitulah mungkin kehidupan berumahtangga. Chanyeol blm dapet pasangan ya??? Aww…. semoga next chap Chanyeol dpt pasangan n Hunzy nya lebih romantis lagi hihihi…. makasih eonn…♡♡♡

    Suka

  4. Ahhhh ka Rach akhirnya beneran update spesial chapter ini >,<
    Sukakkkkkkk!!! Kenapa lilttes Oh pada gemesin semua sih ituuuu, ga sabar gimana sibuknya sehun sama paman chan nanti wkwkw makasih kak udah update hehe

    Suka

  5. wuahhhhh cinta banget sama keluarga kecil ini pokoknya bacanya serasa nyata haha
    suzy sama sehun nya selalu sweet pastinya dan untuk 4 hari ke depan sehun akan menjalankan 2 tugas sekaligus yaitu jadi seorang ayah dan ibu secara bersamaan dan pastinya di bantu sama sahabat terbaiknya park chanyeol haha
    ahh gk sabar part selanjutnya, semangat kak 🙂

    Suka

  6. Yaampun special chapter love tender bener2 SPECIAL
    Semua yg aku suka bayangin saat berkeluarga nanti semuanya ada disini ups~
    Gilaaaaa ini keluarga impian bangett, punya suami sempurna, tampan, hebat, sayang anak, pengertian trs punya anak lengkap dgn keimutan mereka
    Yaampun I really love this family yeayyyy
    Btw kok bisa gitu dalam 3 tahun mereka dpat 3 anak, sehun emg luar biasaaaa kkkk~
    Sehun bener2 superman deh kayanya setelah suzy tinggal nntinyaa
    Gimana yaa kehidupan mereka 4 hari kedepan
    Duhh penasarannnn, lanjutttttt
    Fighting 🙂 😀

    Suka

  7. Senangnya ada special chapternya, sangat menghibur… dalam tiga tahun sudah punya tiga anak, sedangkan yg menikah duluan aja, sekarang malah baru hamil… tp lucu melihat keluarga kecil Sehun dan Suzy, semoga mereka selalu bahagia dan rukun seperti itu…
    Sangat ditunggu chapter selanjutnya, terima kasih 🙂

    Suka

  8. Ini special part love tender ya? Suka banget
    Sehun n suzy hebat banget dlm 3 thn bisa punya 3 anak.. yg 2 kembar lagi..
    Apa yg bakalan dilakukan sehun n chanyeol stlh di tinggal suzy utk mengurus anak2.. lagian suzy pergi kok cm berdua dgn yoona kasian anak2nya ditinggal sm appa nya.. ditunggu cerita lucu2 lainnya liat tingkah sehun n chanyeol dlm mengurus anak2.. hehehe

    Suka

  9. Wooooow rumah tangga mereka seruuuuuu
    Astaga ka rach, ga nyangka beneran bikin spesial chap ini, gomawooo😘😘😘
    Ga sabar nunggu kisah selanjutnya superman itu wkwkwk

    Suka

  10. Gemessssssss >,<
    Astaga sehun kok masih manja gitu ya wlaupun udah punya 3 anak, malah paman chan yg kebapak-an wkwkwk
    Suka kakk, ditunggu ya lanjutannya.

    Suka

  11. Astagaaaa, mau banget punya suami kaya oh sehuuuun ^^
    Pasti keluarga kecil itu bahagia bgt ya. seneng pas baca seul manja sama chanyeol, kan lumayan chanyeol bisa nganggep seul kaya suzy wkwkwk

    Suka

  12. Astaganaga!!!!
    Keluarga bahagia bgttt, itu Appa sehun kok byuntaeeee ;p
    Ya ampunnn, ga kebayang bakal gimana sehun sama chan ngurus tiga bocah itu wkwkwk
    Ditunggu ka Rach nextnya❤

    Suka

  13. Rach maaf baru baca, astagaaaa!!! Si kembar Oh udah gede? Ih gemaaaay >,<
    Sehun jago juga ya udah bikin Hyeon lg aja wkwkwk
    Ditunggu lanjutannya❤

    Suka

  14. omo ini keren bgt thor, gmn nnti nasib sehun sm chanyeol ngurus itu 3 anak, pasti mreka kwalahan, btw, aq blum baca yg love tendernya, nnti aq baca jg,,,

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s