image

Credit : Poster by IRISH @ posterfanfictiondesign.wordpress.com

Tittle : Remember | Author : Rach | Genre : Romance, Angst, Hurt | Rating : G | Lenght : Chaptered | Main cast : Bae Sooji, Byun Baekhyun | Support Cast : Yang Yoseob (BEAST), Exo member, Kim Soeun (OC)

Disclaimer : Only storyline belong to me, the rest of characters and background belongs to God. Please do not be plagiarism, let’s respect the work of others. Warning! typo scattered. AU!

Happy Reading~

Gadis dengan tubuh yang sedikit basah karna ulah rintik hujan malam ini masuk kedalam mobil hang telah menunggunya disebrang jalan.

“Kau berbicara dengan siapa?” Tanya seorang pria yang duduk dibangku kemudi begitu gadis berambut kecoklatan itu mendudukan diri disampingnya.

“Entahlah, aku tidak berkenalan dengannya” ucap Sooji menaikan kedua bahunya dan merapihkan rambutnya yang basah.

“Lalu kenapa kau memberikan payungmu padanya?” Pria berwajah manis itu kembali menatap Sooji dengan tatapan penuh selidik.

“Hanya ingin menolongnya Yoseob-ah, Sudahlah tak perlu berlebihan seperti itu” saut Sooji dengan nada jengkelnya dan mentautkan alisnya membalas tatapan pria disampingnya.

“Hmm, arraseo. Pakailah sweaterku, nanti kau sakit” ucap Yoseob meraih sweater yang tersampir dibangkunya dan memberikannya pada gadis yang saat ini merapatkan kedua lengannya karna kedinginan.

Gomawo” ucap Sooji memakai sweater pria yang saat ini tersenyum tulus padanya.

Kedua pemuda-pemudi itu asik menyanyikan lagu-lagu yang terputar dari media player didalam mobil itu. Kedua suara merdu dan saling melengkapi itu memenuhi isi mobil. Gelak tawa pun tak luput hadir diantara keduanya.

“Tapi… Yosoeb-ah, Pria itu sedikit tak asing bagiku” ucap Sooji begitu mengingat sosok pria yang membuatnya memberikan payung miliknya.

Eoh? Maksudmu?” Yoseob memalingkan wajahnya menatap Sooji dengan cepat dan menunggu jawaban yang akan keluar dari bibir merah gadis disampingnya itu.

“Hmm, entahlah. Aku seperti pernah melihatnya tapi tak tahu dimana dan kapan” jawab Sooji menggelengkan kepalanya membalas tatapan Yosoeb yang kembali fokus menatap datar kedepan.

“Tak perlu difikirkan, mungkin hanya perasaanmu saja” saut Yosoeb dengan nada dingin dan ekspresi datarnya, membuat Sooji mengerutkan alisnya merasa bingung dengan perubahan sikap tiba-tiba pria ini.

***

Seperti hari-hari biasanya, Baekhyun selalu menghabiskan waktunya dengan jadwal-jadwal padatnya sebagai seorang Idol yang sedang naik daun. Dan hari ini, EXO memiliki jadwal untuk tampil diacara Musik yang sangat bergengsi di Korea selatan.

Member EXO berjalan menuju ruangan tunggu khusus untuk mereka yang disediakan oleh staff Musik Bank, selama menuju ruangan member EXO termasuk Baekhyun sibuk menyapa dan memberi hormat untuk para idol group yang juga berada digedung itu mulai dari Hoobae maupun Sunbae mereka didunia Entertaiment. Sampai mereka menyapa salah satu Senior mereka yang juga mengisi acara tersebut, Baekhyun merasa tak terlalu asing dengan seseorang yang saat ini berdiri didepan ruangan tunggu milik group lain.

“Kalian bersiap-siaplah, sehabis BTS kalian yang akan melakukan rehearsal” ucap salah staff yang bertanggung jawab pada para member EXO yang sejak tadi telah duduk dikursi tunggu depan panggung.

Ne, Baiklah” ucap para member EXO dengan serempak kecuali Baekhyun yang sejak tadi menelisik pandangannya kearah sosok yang berdiri tak terlalu jauh darinya.

Hya! Kau baik-baik saja?” Suho menepuk bahu Baekhyun yang sejak tadi terlihat melamun, berbeda sekali dengan Baekhyun yang menyandang gelar Beagle-line.

“Ah, Iya Hyung” Baekhyun menganggukan kepalanya dan tersenyum kearah pria yang dikenal sebagai Leader groupnya.

***

Seorang gadis yang sedang sibuk merangkai bunga pesanan pembeli yang cukup memenuhi Florist Shop-nya berdecak kesal karna mendapat panggilan telepon dari seseorang yang mengganggu jam kerjanya.

“Tidak mau! Kau suruh saja seseorang yang mengambilnya” ucap gadis pemilik Florist Shop yang diberi nama Rainbow olehnya.

“Oh ayolah Bae Sooji, tak ada yang bisa membantuku saat ini.” Pinta seorang pria dibalik sambungan telepon itu.

“Itu salahmu sendiri, selalu saja ceroboh! Aku tak mau, saat ini aku sedang sibuk!” Gadis bernama Sooji itu mulai meluapkan emosinya, ia meletakan gunting yang ia gunakan untuk memotong bunga dengan kasar diatas meja, dan membuat para pelanggan juga pegawainya sedikit terkejut dengan sikapnya barusan.

“Kau tega melihat Oppa tak memegang Handphone seharian?” Kali ini suara pria itu lebih terdengar memohon, ia tau betul gadis yang diajak bicara saat ini sudah semakin kesal padanya.

Heol… Baiklah, aku akan kesana! Kirimkan alamatnya” Akhirnya hati gadis bernama Sooji itu luluh akan permintaan pria disebrang teleponnya, Ia menghela nafas pasrah setelah pria itu memutuskan panggilannya dan tak lama mengirimi pesan singkat berisi lokasinya saat ini.

***

“Astaga! Apa selalu ramai seperti ini” Sooji membuka mulutnya terkejut melihat pemandangan yang baru saja ia lihat saat ini, sekumpulan para gadis yang entah berapa umurnya berdiri dan membawa beberapa poster bergambar para idola yang mereka gemari.

Sooji melangkahkan kakinya berjalan menuju pintu utama gedung yang diramaikan oleh para gadis yang memenuhi area sekitarnya. Ia meraih ponselnya dan menekan nomor yang digunakan oleh pria yang menyuruhnya datang membawakan ponselnya.

“Bae Sooji-ssi, cepat masuk” seorang pria bertubuh tegap menarik tangan Sooji dan membawa Sooji masuk kedalam gedung yang tak bisa sembarang orang masuk kedalamnya.

Sooji yang sudah tau identitas pria yang menariknya kedalam hanya pasrah mengekori langkah cepat orang itu. Pria itu membawa Sooji kedepan ruangan yang disiapkan untuk idol group yang akan mengisi diacara ini.

“Kau sudah datang?” Ucap pria dengan wajah cukup tampan dan senyuman manisnya menghampiri Sooji begitu gadis itu baru saja masuk kedalam ruangan tersebut.

“Ini… Sampai kapan kau-“

Eoh? Sooji datang kesini? Annyeong” sapa seorang pria tampan yang tersenyum memperlihatkan eyes smile dan gigi kelinci miliknya.

Eoh, Oppa Annyeong” balas Sooji ikut tersenyum kearah pria tadi dan Keempat pria lain yang duduk tersenyum padanya.

“Kau selalu memanggil mereka ‘Oppa‘ tapi tak mau memanggilku seperti itu!” Pria yang baru saja mendapat ponselnya melirik tajam kearah Sooji dan mendengus kesal karna sikap gadis itu.

“Yoseob-ah, aku pulang ya” ucap Sooji menarik lengan pria bernama Yoseob yang baru saja ingin mendudukan dirinya disofa tempat para member BEAST yang lain duduk.

Hya! Jangan pergi, lihat penampilanku dulu” Yoseob menatap memohon kearah Sooji yang berdiri didepannya

“Kau fikir aku tak punya pekerjaan?” Sooji mengerutkan alisnya. Oh ayolah, Sooji bukan gadis pengangguran yang punya banyak waktu luang untuk menghabiskan waktu untuk menonton acara-acara musik seperti itu. Dan pria ini tahu betul tentang itu, tapi dengan beraninya ia memohon agar Sooji mau membuang waktunya untuk melihat penampilannya.

“Sooji-ya, nanti saja pulangnya. Lihatlah penampilan kita, kau tau kan ini penampilan pertama kita setelah comeback” ucap pria yang sangat akrab dengan Yoseob, siapa lagi kalau bukan Lee Gikwang.

“Ah… Tapi Oppa-“

“Sebentar saja, setelah kita tampil aku akan mengantarmu kembali ke tokomu, Eoh?” Yoseob meraih kedua bahu Sooji dengan tatapan memelas, berharap Sooji mau mengabulkan permintaannya kali ini.

Arraseo” jawab Sooji, akhirnya ia kalah lagi dari pria yang saat ini tersenyum bahagia bak anak kecil yang baru saja dibelikan permen oleh orangtuanya.

***

Sooji yang berjalan dibelakang Yoseob dengan tangan yang bergandengan, menelisik sosok pria yang sedang asik tertawa dan bercanda dengan temannya yang ia yakini adalah member EXO tiba-tiba mnghentikan langkahya.

“Kau kenapa?” Yoseob yang merasa tangannya tertarik karna Sooji berhenti, memalingkan tubuhnya dan menatap Sooji bingung.

“Kau menyukai mereka?” Yoseob kembali melemparkan pertanyaan dengan senyuman sinis begitu menyadari siapa yang ditatap oleh Sooji saat ini.

Ani, aku seperti pernah melihatnya” Sooji menggelengkan kepalanya matanya masih terus menatap pria yang sedang tertawa dibangkunya.

“Tentu saja kau pernah melihatnya, mereka sering tampil diTV!” Balas Yoseob tersenyum miring dan kembali menarik lengan Sooji agar berjalan mengikutinya.

“Hmm… Sepertinya begitu” Sooji menghela nafas, dan memalingkan wajahnya mencoba tak memikirkan hal itu dan kembali melangkahkan kakinya bersama Yoseob.

Baekhyun yang sejak tadi sibuk bercanda menggoda Do kyungsoo dideretan bangku depan panggung dimana para pengisi acara menunggu, tiba-tiba terdiam begitu melihat sosok yang bergandengan tangan dengan salah satu pria tampan dan berjalan melewatinya yang diikuti dengan 5 pria lain dibelakangnya yang juga akan mengisi acara Musik Bank hari ini.

Dengan reflek Baekhyun bangkit dari duduknya dan berdiri menatap gadis yang baru saja lewat tanpa melihat kearahnya. Ia mencoba meyakinkan dirinya bahwa itu benar-benar sosok gadis yang ia temui malam itu.

“Baekhyun-ah, Kau kenapa?” Ucap pria bermata bulat yang duduk disebelahnya, dan diikuti dengan tatapan anggota lain yang juga penasaran dengan sikap Baekhyun yang tiba-tiba menatap kearah Senior mereka, BEAST.

Eoh? Aniya~” jawab Baekhyun mencoba mengembalikan ekspresi terkejutnya dan mendudukan dirinya kembali disamping Do kyungsoo.

“Kau mengenal gadis itu?” Ucap Chanyeol yang berbisik pelan dibelakangnya.

Eoh? Aku tidak yakin” jawab Baekhyun masih terus menatap kearah gadis yang duduk dideretan bangku depan tempat penonton tepat dibelakang bangku anggota BEAST duduk.

Akhirnya tiba lah waktunya para pengisi acara menampilkan penampilan mereka diatas panggung, dan tak lama kemudian giliran group BEAST yang tampil diatas panggung tersebut. Baekhyun masih tetap menatap gadis itu dan ia mengerutkan dahinya begitu melihat gadis itu tersenyum kearah seorang pria yang berdiri diatas panggung, dan dengan santainya pria itu membentuk lambang ‘love‘ dengan ibu jari dan telunjuknya untuk gadis itu yang membuat para penggemarnya berteriak histeris berfikir bahwa ‘love‘ itu untuk mereka.

“Apa itu kekasih Yoseob sunbaenim?” Suara Sehun menginterupsi pandangan Baekhyun yang sejak tadi menatap gadis yang sedang asik menikmati penampilan BEAST diatas panggung.

Eoh? mana aku tahu!” Baekhyun menatap kesal kearah Sehun yang dengan polosnya melempar pertanyaan konyol itu.

“Sepertinya begitu. Wah Chanyeol Hyung, seharusnya kau berani mengajak Soeun Noona untuk menonton langsung penampilan kita” Sehun menyenggol lengan Chanyeol yang duduk disampingnya dan membuat para Pria yang menjadi ‘Hyung’ nya itu menatap tajam kearahnya.

Hya! Jangan ikut campur urusan orang!” Saut Suho melempar botol air mineral kearah Maknae group tersebut. Mereka semua menggelengkan kepalanya tak percaya dengan sikap yang entah polos atau menjengkelkan dari anggota termuda itu.

***

Setelah acara selesai, para idol yang mengisi acara-pun kembali ke ruangan mereka masing-masing. Begitu juga gadis yang bukan dikenal sebagai seorang idol. Ia ikut keluar area panggung bersama pria yang memaksanya untuk menonton penampilan group mereka.

“Hyung, bukankah itu gadis yang tadi bersama BEAST sunbaenim?” Ucap Sehun yang sedang berjalan disamping Baekhyun berniat ingin kembali keruangan yang disiapkan staff untuk mereka.

Eoh? Dimana?” Baekhyun dengan cepat menatap Sehun yang mengarahkan dagunya kearah sosok gadis yang sedang duduk sendirian tak jauh dari tempat mereka berdiri sekarang.

“Kau mengenalnya?” Chanyeol menyambung obrolan kedua pria yang saat ini menghentikan langkahnya menatap gadis yang sedang mereka bicarakan, tak peduli dengan member lain yang sudah mengikuti langkah Manager-nya menuju keruangan mereka.

“Eoh, Tapi-” ucapan Baekhyun terpotong begitu melihat seorang pria yang ia kenal menghampiri gadis itu dan merangkul gadis cantik itu berjalan menuju pintu keluar dibelakang gedung.

“Ah, benarkan kataku! Itu pasti kekasih Yoseob sunbaenim, mereka keluar gedung lewat pintu belakang pasti supaya tak terlihat orang-orang yang menunggu didepan” saut Sehun mengangguk-anggukan kepalanya merasa yakin dengan opini yang ia ucapkan tadi.

“Diam kau! Ayo kita kembali keruangan” Chanyeol menjitak asal kepala sang Maknae, yang dengan sifat sok tau-nya itu membuat Baekhyun melempar tatapan tajam kearahnya.

“Hyung!” Teriak Sehun menatap kesal kearah pria yang baru saja menjitak kepala berharga-nya.

“Ayo Baekhyun-ah, Kita-“

“Aku akan keluar sebentar, kalian masuk saja duluan! Izinkan aku pada Manager Hyung ya” ucap Baekhyun menepuk bahu Chanyeol dan melangkahkan kakinya menuju pintu belakang gedung. Dan dua pria tampan yang ditinggalkan Baekhyun hanya menghela nafas kasar, mereka yakin betul saat ini sifat gegabah Baekhyun sedang kambuh, pria pemilik marga Byun itu pasti akan nekat menemui gadis yang entah siapa, mereka berdua tak pernah mengenalnya.

***

Mianhae Sooji-ya, aku tak jadi pulang bersamamu” ucap pria yang mengenakan jaket denim yang berdiri tepat didepan Sooji.

Gwaenchanna, Aku bisa pulang sendiri” jawab Sooji tersenyum manis, mencoba meyakinkan pria dihadapannya itu agar tak merasa menyesal.

“Arrgh, kalau bukan karna meeting dadakan itu, pasti siang ini kita bisa makan siang bersama” Pria itu mengacak kesal rambutnya, Memikirkan rencana yang ia inginkan siang ini gagal begitu saja.

“Kau bisa makan malam dirumah nanti” ucap Sooji merapihkan kembali rambut Yoseob yang terlihat acak-acakan karna ulahnya sendiri.

Eoh, Baiklah. Sampai bertemu nanti sore” Yosoeb mengelus lembut rambut Sooji dan tersenyum hangat sebelum membalikan tubuhnya berniat kembali keruangannya.

“Yosoeb-ah, Fighting!!!” Teriak Sooji mengepalkan tangan kanannya berniat memberi semangat pada pria yang memalingkan tubuhnya dan tersenyum bahagia menatapnya.

Sedangkan dipojok dinding ada seorang pria yang melihat kemesraan mereka berdua didepan pintu keluar. Pria itu, Byun Baekhyun. Yang entah apa maksudnya, dengan berani menguntit bahkan mendengarkan obrolan kedua orang yang saat ini telah berpisah.

Setelah kembalinya Yoseob kedalam gedung, Sooji melangkahkan kakinya keluar gedung cukup besar itu dan berjalan cepat menuju Halte bus terdekat. Namun nasib berkata lain, ia hatus mengurungkan niatnya yang ingin cepat kembali ke Florist Shop-nya karna langit baru saja meneteskan air matanya dan hampir membasahi apapun yang berada dijalan ini.

Dengan terpaksa sooji menepikan dirinya, dan meneduh didepan sebuah Cafe yang tak jauh dari tempatnya saat ini dengan raut wajah kesalnya karna hujan hampir membuat tubuhnya basah semua.

“Aish, kenapa harus hujan sekarang!” Sooji berdecak kesal sambil merapihkan rambut dan pakaiannya yang basah akibat rintik hujan itu.

Tanpa diduga, sebuah tangan terjulur dan mengulurkan payung berwarna mint itu tepat disamping Sooji yang sedikit terkejut dengan keberadaan pemilik tangan itu. Sooji meraih rambut yang menutupi wajahnya dan menyelipkan dibelakang telinganya agar ia bisa melihat seseorang yang berada disampingnya dengan jelas.

Annyeong” sapa seorang pria yang menggenggam payung berwarna mint dengan corak bunga tulip, berdiri tepat disamping Sooji yang saat ini menatap bingung kearah pria yang menutupi sebagian wajahnya dengan masker hitam.

“Kau siapa?” Sooji menautkan kedua alisnya hingga membuat kerutan didahinya masih dengan menatap pria asing yang juga sedang menatapnya.

“Kau tak mengenalku?” Pria misterius itu membuka masker yang menutupi hidung sampai dagunya, dan menatap lekat tepat ke manik milik gadis yang saat ini mengekspresikan wajah terkejutnya.

“Baekhyun-ssi?” Ucap gadis itu yang menutupi mulutnya dengan salah satu tangan mungilnya. Yap, gadis itu tentu saja terkejut melihat sosok idol yang digandrungi banyak wanita berdiri disampingnya.

“Kau mengingatku?” Pria bernama Baekhyun itu menyunggingkan senyuman mautnya untuk Sooji yang saat ini terpaku menatapnya

“Hmm, tentu saja aku mengenalmu. Kau Baekhyun EXO kan?” Sooji membalas dan tersenyum lebar kearah Baekhyun, masih tak percaya dengan akan berdiri berdampingan dengan idol terkenal didunia seperti saat ini.

“Hanya mengenalku? Kau tak mengingatku?” Baekhyun mengerutkan kedua alisnya, senyuman yang tadi terukir dibibirnya lenyap begitu ia membuat ekspresi serius kearah Sooji.

“Maksudmu?” Sooji ikut mengerutkan kedua alisnya, ia menelisik sosok Baekhyun yang saat ini menatap serius kearahnya, ia mencari sesuatu yang dapat menjawab maksud pertanyaan Baekhyun barusan.

“Ah…. Payungku! Kau pria yang malam itu mobilnya mogok didekat halte bus, benarkan?” Sooji menjulurkan telunjuknya mengarahkan pada Payung yang digenggam Baekhyun dan sudah pasti itu payung miliknya.

“Kau benar-benar tak mengingatku, Bae Sooji?” Kali ini suara Baekhyun sedikit lirih sama persis dengan tatapan kecewa yang ia berikan pada Sooji yang juga membalas tatapannya dengan ekspresi gugupnya.

“Maaf…” Sooji memalingkan wajahnya dan menatap hujan yang sudah cukup reda. Ia menjulurkan tangannya untuk memeriksa seberapa deras rintik hujan, saat ia rasa hujan sudah tidak terlalu deras ia melangkahkan kakinya tanpa menoleh kearah Baekhyun yang masih terpaku menatapnya.

Baru sekitar dua langkah yang Sooji ambil, ia kembali menolehkan tubuhnya dan menatap kearah Baekhyun yang masih berdiri ditempatnya.

“… Aku rasa kau salah orang” Sooji kembali melangkahkan kakinya dan berdiri dipinggir jalan berniat menunggu taksi.

“Tidak.. Aku yakin tidak salah orang! Kau Bae Sooji benarkan?” Baekhyun menarik lengan Sooji dan memaksa gadis itu membalas tatapannya.

“Iya, Aku Bae Sooji” Gadis bersurai coklat itu tersontak begitu merasakan sentuhan hangat yang meraih telapak tangannya

“Aku, Hyun-ie. Baekhyunie” Pria pemilik jari lentik itu meletakan salah satu tangannya yang bebas didepan dada bidang miliknya, masih terus menatap dwimanik gadis berwajah pucat didepannya itu.

“Apa kau benar-benar mengenalku?” Sooji membalas tatapan Baekhyun, mencari titik kebohongan yang tak ia temukan dari tatapan tulus itu.

Eoh, aku sangat mengenalmu” Baekhyun menganggukan kepalanya, mencoba meyakinkan gadis didepannya yang masih tak percaya dengan ucapannya.

“Kau tidak mengingatku?” Baekhyun kembali melemparkan pertanyaan yang belum terjawab oleh gadis yang masih menatapnya ragu.

“Hmm… Sebenarnya aku-“

“Baekhyun-ah, Apa yang kau lakukan? Ayo pulang!” Suara seorang pria yang terlihat sangat dewasa menginterupsi ucapan Sooji yang belum selesai dan menarik lengan Baekhyun dengan kasar dan meraih payung yang tadi Baekhyun jatuhkan didepan toko dan membawa pria berwajah tampan itu masuk kedalam sebuah Van yang terparkir tak jauh dari posisi mereka.

Sooji hanya menatap Baekhyun yang juga masih menatapnya dan berjalan menjauh karna tarikan paksa dari seorang Pria yang ia yakini itu Manager-nya, sampai akhirnya mobil Van berwarna hitam itu melaju cepat melewati dan meninggalkan Sooji yang semakin basah karna rintik hujan yang kembali deras.

***

Sekumpulan sembilan Pria asik berbincang dan tertawa ria didalam ruangan yang diketahui sebagai dorm mereka. Kedua orang yang masuk dalam beagle line tak henti-hentinya membuat kehebohan dan kerusuhan yang membuat pria tertua digroup ini risih dan masuk kedalam kamar pribadinya bersama pria asal China.

“Baekhyun-ah, kau kenapa?” Tanya pria yang memiliki mata bulat dan wajah polos menghampiri Baekhyun yang terduduk disofa ruang tv menatap kosong kearah lantai dibawahnha.

Eoh? Ani, Aku baik-baik saja” Baekhyun memalingkan wajahnya dan membuyarkan lamunannya membalas tatapan Kyungsoo.

“Kau sakit?” Pria yang dikenal sebagai Leader diantara mereka menjulurkan tangannya dan menempelkannya didahi pria Byun, berniat mengecek suhu tubuh pria yang dikenal tak bisa diam tapi malam ini terlihat sangat diam.

“Tidak Hyung, Aku baik-baik saja. Aku akan tidur duluan” Baekhyun menepis tangan Joonmyeon atau lebih dikenal dengan nama Suho yang berada didahinya, ia membangunkan dirinya dari sofa dan berjalan lemas memasuki kamar tidurnya.

Ke-enam pria tampan itu saling melemparkan tatapan bingung dengan sikap Baekhyun yang sangat berbeda. Kedua pria yang menyandang sebagai Maknae itu kembali asik bermain playstasion dilayar tv tanpa ikut serta dengan para Hyung-nya yang memikirkan keadaan sang vokalis utama yang terlihat tidak baik-baik saja.

“Chanyeol-ah coba kau temani Baekhyun, aku takut dia sakit” ucap Suho dengan tatapan penuh ke-khawatiran menatap pria bertubuh paling tinggi digroup itu.

“Iya hyung, aku ke kamar dulu ya” balas Chanyeol yang menganggukan kepalanya, menuruti perintah dari hyung sekaligus Leader-nya.

Pria jerapah itu pun melangkahkan kakinya masuk kedalam kamar. Ia mendudukan dirinya dikursi yang berada didepan meja komputer dikamar itu.

Hya! Byun Baekhyun! Kau kenapa?” Chanyeol melempar pulpen yang berada dimeja itu kearah Baekhyun yang tidur memunggunginya.

Eoh? Aku baik-baik saja” balas Baekhyun yang sedikit terkejut karna lemparan pulpen dan memalingkan wajahnya menatap lurus keatas atap kamarnya.

“Tadi manager Hyung bilang kau hujan-hujanan dengan seseorang. Siapa?” Tanya Chanyeol yang sudah asik memainkan games online dikomputer. Sesekali ia melirik kearah Baekhyun yang masih memandang kosong kearah atap dan masih belum menjawab pertanyaannya tadi.

“Chanyeol-ah…” Pemuda Baek mulai membuka suaranya pelan dan memalingkan wajahnya kearah pria bertubuh tinggi yang sedang asik bersama games zombienya.

“Hm?” Saut Chanyeol mengangkat dagunya sekilas tanpa memalingkan wajahnya dari layar datar komputer didepannya.

“Kau ingat… Bae Sooji?” Baekhyun ragu-ragu mengucapkan nama gadis yang sejak tadi mengusik fikirannya. Ia menatap intens kearah Chanyeol, menunggu jawaban yang akan keluar dari sahabatnya itu.

“Siapa? Bae Sooji?…..” pemuda Park itu mengerutkan dahinya seakan memerintah otaknya untuk mengingat nama yang terasa tak asing baginya. Baekhyun memutar bola matanya malas, ia sadar pria jerapah itu orang yang pelupa dan tentu saja dia tak akan mengingat gadis yang bahkan belum ia temui.

“Cinta pertamamu?” Celetuk Chanyeol yang langsung memalingkan wajahnya menatap kearah Baekhyun yang juga membalas tatapannya dan menganggukan kepalanya antusias, senang bahwa sahabatnya itu mengingat gadis yang mendapat predikat sebagai first love-nya.

“Aku sudah menemukannya” Baekhyun mendudukan dirinya dengan selimut yang menutupi perut sampai ujung kakinya, ia kembali lurus kedepan tanpa ekspresi diwajahnya.

“Benarkah? Dimana? Kapan? Bagaimana bisa?” Chanyeol melemparkan serentetan pertanyaan dengan nada terkejutnya dan mendapat tatapan tajam dari Bakehyun yang memicingkan matanya.

“Kau bilang dia tinggal di Busan, kenapa kau bisa bertemu dengannya?” Timpal Chanyeol yang memindahkan tubuhnya menduduki tepi tempat tidur yang diduduki Baekhyun didepannya.

“Gadis yang tadi bersama Yoseob sunbaenim…” Baekhyun menghembuskan nafas panjang, ada sedikit perasaan sesak saat ia mengingat gadisnya bermesraan dengan pria yang menjadi seniornya didunia hiburan.

“Eoh? Gadis yang Sehun bilang sebagai kekasih Yosoeb sunbaenim?” Chanyeol membulatkan matanya yang sudah cukup bulat itu menatap wajah Baekhyun yang tak bersemangat. Ia menautkan kedua alisnya bingung karna pria dihadapannya tiba-tiba mengungkit sosok gadis yang sempat membuat sang Maknae penasaran.

“Dia… Cinta pertamaku, Bae Sooji” ucap Baekhyun yang membalas tatapan Chanyeol dengan mata sayunya, sontak membuat pria dengan sejuta talenta didepannya terkejut bukan main mendengar ucapan pemuda Byun barusan.

~ To be Continue ~

Hai…. Fanfic Remember Comeback!!! Yeaaaayyyyy *rebaruangrecehan*

Pasti bingung kenapa aku Update Fanfic ini sekarang, Kan janjinya mau Story of us dulu? Yap, sebenarnya gini…. Aku baru aja bikin Library supaya kalian mudah cari Fanfic-ku, tapi pas sudah jadi aku lihat kok kayaknya Fanfic-ku kurang rame gitu. NAH!! Jadi aku putuskan untuk kembali Update Fanfic ini.

Seneng ngga??? Hmm tapi ngga janji kalau Fanfic ini bakal cepet Update-nya, karena kalian tahu masih ada beberapa Fanfic lagi yang baru mulai bahkan belum setengah jalan. Tapi aku usahain untuk tetap memberikan yang terbaik buat kalian.

Jangan lupa dan jangan bosan untuk meninggalkan jejak di Fanfic-ku, Komentar kalian itu bener-bener ngebantu aku buat terus ngelawan Writerblock-ku saat ini loh. Dan satu lagi, mengembangkan tulisan itu ngga gampang, jadi aku dengan sangat memohon untuk tetap setia menunggu karya-karyaku ya.

Minta maaf dan Terima kasih❤️

Love,

Rach.

Iklan

19 pemikiran pada “Remember [Chapter 2]

  1. Kyaaa….. senang banget ada updatenya…. pdhl baru td pagi ngarep ada update u story ini.. hehe… makasih byk eon..
    ternyata mereka sudah saling mengenal sjk d Busan, tp bagaimana ceritanya koq bisa pisah? Kenapa Suzy seperti marah k Baek & kenapa dia dekat dg Yoseob.. mudah2an mereka bisa punya waktu yg cukup panjang u bertemu dan berbincang krn disini diganggu sm Yoseob n manager Exo…
    Ceritanya eonn seru2, suka bgt. mmg benar menulis itu sgt susah, apalagi u ngebuat spy ceritanya seperti hidup. Semangat ya eon… fighting!!!

    Suka

  2. Yeayyyy! Akhirnya update juga.
    Kok Sooji ga kenal Baek? Apa Sooji beneran amnesia? Makin seruuuuu😘
    Cie yg udah bikin Library, jadi makin bagus hehehe
    Banyakin lagi dong Kak ffnya, biar rameeeee.
    Aku gabakal bosen kok nunggu semua ff kakak, bagus2 hehehehee
    Semangat kakkkkk!!!!

    Suka

  3. Omaigatttt! Jadi sooji first love bark? Kenapa bisa pisah? Kenapa sooji ga inget baek? Apa sebenernya dia inget tapi gara2 managernya baek, jadi ga selesai ngomongnya. Akkkkh geregetan.
    Semangat kakkkk, aku reader setiamu yg bakal tetep nunggu ffmu.❤

    Suka

  4. Yoseob siapanya sooji sih? Kok nyesek ya tiap baca bagian sooji sama yoseob. Mereka pacarankah? Semoga di chapter selanjutnya dibuka ya ka identitasnya. Semua ffmu seru2 kak, serius dehhhh.
    Semangat ngalahin writerblocknya, inget ada aku yg selalu nunggu ffmu kak hihihi *plakkk*

    Suka

  5. Aduuuh, jadi saingan baekhyun juga idol? waaah kayanya bakalan rumit nih kalo beneran sooji ada hubungan spesial sama yoseob. Hafffffft😪
    Rach… ya ampun kenapa ffnya seru-seru sih.
    Dan yg paling aku suka ini ExoZy semuaaaaaa.
    Makasih banyak ya udah bikin ff-ff keren gini.
    Aku fix jadi reader setiamu❤

    Suka

  6. Waaaaaaaa!!!!! Aku shock pas liat ff ini di Update.
    Yeayyy akhirnya makin rameeee.
    Sooji firstlovenya baek? Fix sooji amnesia nih ya? Wah makin seruuuuu. Tetep dilanjut ya ka, gapapa lama yg penting tetep semangatttt.!!!!

    Suka

  7. Asikkkkk, Remember updateeee!!!! *cipokbasahkakRach*
    Tau ga sih ka, ff mu itu aku suka semua, soalnya bahasa gampang dimengerti ga bikin bingung reader awam kaya aku, tapi konflik dan alurnya tetep keren. Cakep dehhhh kekekekk
    Lanjut terus ya, jangan mau kalah sama writerblocknya.
    Ffmu selalu aku tunggu, makin rame makin seru kak ehehe, hwaiting!!!

    Suka

  8. yeeey akhirnya lanjutan remembernya dipost sist…suka…suka…
    penasaran apa hubungan suzy dan yoseob…??? dan penasaran kenapa suzy bisa lupa sm sekali dengan baekhyun…apa dulu terjadi sesuatu sehingga mereka berpisah…
    ditunggu banget next chapnya sist…fighting

    Suka

  9. Pastinya seneng banget kakkkkkk, ini salah satu ff yg aku tunggu mana genrenya idol life kkkk suka sekaliiii 😀
    Kok aku ngerasa Suzy amnesia yaa, buktinya dia gak kenal baekhyun? Atau jgn2 tebakanku bener kkkk~
    Jdi cowo yoseob yaa hmmm tpi mereka gak ada hubungan apapunkann, duh gak relaa suzy sama yesoeb huhuhu~
    Next chapter ditunggu kak^^
    Fighting 😀

    Suka

  10. Jadi, Sooji adalah cinta pertama Baekhyun… tp kenapa Sooji tidak mengingat Baekhyun? apa dia mengalami amnesia? penasaran…
    Ditunggu next partnya, gomawo 🙂

    Suka

  11. Ka Rach, seneng bgt baca fanfic ini.
    Jadi disini BEAST vs EXO gitu? Kkkkkk
    Penasaran kenapa sooji bisa lupa sama baekkieee~
    Jgn lama2 ya updatenya, ditungguin lohhh. Hwaiting!!!

    Suka

  12. Jadi suzy cinta pertama baekhyun.. tp kenapa suzy ga kenal baekhyun apa dia melupakan nya..
    Dan kayak ada yg aneh dgn yoseob dia sepertinya menyembunyukan rahasia atau sesuatu gitu apalagi kl suzy nanyain ttg exo a.k.a baekhyun langsung dingin berubah sikap nya..

    Suka

  13. Jadi suzy itu cinta pertamanya baekhyun?tapi kenapa suzy lupa sama baekhyun?apa yoseob juga tau klau suzy itu cjnta pertamanya barkyun? Gomawo sdh update kak😚

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s